Sasa, Santan, Kelapa, Kreasi, Masakan, Resep

Hidangan apa yang biasa Anda sajikan untuk keluarga saat sarapan? Roti selai, nasi goreng, atau nasi uduk? Hmmm atau sekedar roti? Nasi uduk? Ya, berhubung keluarga saya menyukai menu ini untuk dijadikan sarapan dan pengganjal perut sampai siang, saya sering memasaknya dengan Sasa Santan Kelapa yang dijadikan andalan untuk menambah cita rasanya.

Nasi yang mirip nasi lemak Malaysia ini menjadi favorit masyarakat Indonesia. Bedanya, nasi uduk diberi bumbu rempah khas nusantara seperti merica, serai, kayu manis, pala, dan jahe. Tapi untuk beberapa warung yang saya temui dan rasakan nasi uduknya, kayu manis dan pala mulai jarang digunakan.

Meski beberapa rempah mulai dihilangkan dalam bahan pembuatan nasi uduk, rasanya masih tetap enak karena saya memang pecinta makanan yang satu ini. apalagi jika diberi pelengkap seperti orek tempe, telur dadar, abon, dan daun bawang. Hmmm, yummie. Tidak ada yang menandingi sekali pun masakan resto. Tidak lupa ditambahkan mentimun, sambal kacang, dan kerupuknya.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat nasi uduk ini cukup mudah didapat di warung sayur atau pasar. Saya biasa menggunakan 1 kg beras dan sebungkus Sasa Santan Kelapa sebagai bahan utamanya. Bumbu lainnya meliputi cengkeh 2 butir, serai 2 batang, kayu manis 3 cm, daun salam muda, merica 1 sdt, pala bubuk 1 sdt, dan garam secukupnya.

Sasa Santan Kelapa

Cara membuat nasi uduk ini pun sangat mudah dan praktis, apalagi kalau pakai santan instan yang sudah matang dan siap pakai. Kita jadi tidak repot memarut dan memerasnya. Langkah pertama untuk membuatnya yaitu dengan mengukus beras yang sudah dicuci selama ½ jam. Sambil menunggu, rebus santan dan semua bumbu pelengkap tadi.

Setelah itu, campurkan rebusan santan dan bumbu yang telah mendidih dengan beras kukus menjadi aron. Aduk sampai rata dan santan instan berbumbu meresap ke dalam nasi aron. Anda jangann khawatir dengan kualitas santan produk Sasa ini karena aroma dan rasa se-segar kelapa yang langsung diperas. Jadi, nasi uduk yang dihasilkan pun pasti harum.

Langkah selanjutnya yaitu kukus lagi nasi aron tersebut selama 45 menit atau sampai nasi terasa lunak dan empuk. Kalau sudah matang, segera pindahkan ke wadah nasi. Hidangkan bersama lauk pauk pelengkap dan kerupuk. Selain sarapan, Anda juga bisa menyajikan nasi uduk ini sebagai menu makan siang atau makan malam.

Saya biasa menyimpan stok santan instan dari Sasa ini di kulkas karena meski tanpa pengawet, produk ini bisa tahan berhari-hari. Saya pun bisa sering-sering bikin nasi uduk untuk sarapan praktis dengannya. Menu sarapan bersantan lainnya yang pernah saya buat adalah serabi.

Saya bisa membuat serabi dengan cetakan kue cubit di atas kompor. Rasanya tidak kalah dengan serabi-serabi yang kita beli di penjual pinggir jalan. Begitupula dengan serabi merah, keluarga saya sangat menyukainya. Apalagi adik dan keponakan saya yang suka dengan rasa manis dan ukuran mininya yang lucu.

Selain nasi uduk, santan instan produk Sasa ini juga cocok untuk segala jenis masakan, makanan, dan minuman. Jadi, kalau Anda ingin memasak gulai, opor, gulai atau tongseng Arab, sampai berbagai jenis minuman bersantan seperti es buah susu santan, es santan selasih, dan bajigur. Selamat mencoba! Sasa Santan, Aslinya Santan.

Related Posts

No Related Post.

Comments

Reply comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.